Proses Komunikasi

Proses Komunikasi
Menurut Courtland L Bovee dan Jhon V. Thilt dalam Business Communication Today, proses komunikasi ( Comunication Process ) terdiri atas enam tahap, yaitu :
a. Pengirim mempunyai suatu ide atau gagasan.
b. Pengirim mengubah ide menjadi suatu pesan.
c. Pengirim menyampaikan pesan.
d. Penerima menerima pesan
e. Penerima menafsirkan pesan
f. Penerima memberi tanggapan dan mengirim umpan balik kepada pengirim

Dalam proses komunikasi sebelum mengirimkan pesan, komunikator akan terlebih dahulu mengemasnya dalam bentuk yang dianggap sesuai dan dapat diterima serta dimengerti oleh komunikan. Pengemasan pesan ini dinamakan encoding. Encoding secara harfiah berarti memasukkan dalam kode. Dengan encoding itu komunikator memasukkan atau mengungkapkan perasaannya ke dalam kode atau lambang dalam bentuk kata-kata atau non kata, seperti raut wajah, atau gerak-gerik.
Setelah pesan sampai pada komunikan, bila ada feedback, maka komunikan akan bertindak sebagai komunikator, yaitu memasukkan kode yang disebut decoding untuk disampaikan kembali kepada komunikator. Proses komunikasi dapat digambarkan sebagai berikut :
Proses komunikasi harus merupakan komunikasi dua arah. Yakni, pengirim menuliskan dan mengirimkan pesan melalui media yang dipilihnya, dan penerima pesan menuliskan kembali pesan yang telah dia terima, serta menyampaikan bahwa pesan telah diterima dengan baik dan benat. Dalam proses komunikasi dapat terjadi gangguan (noise) yang disebabkan oleh berita yang disampaikan tidak jelas, sehingga penerima mengartikannya tidak secara menyeluruh, atau gangguan lain yang mempengaruhi media komunikasi.
Proses komunikasi mempunyai dua model yaitu model linier dan model sirkuler.
1.      Model linier

Model ini mempunyai ciri sebuah proses yang hanya terdiri dari dua garis lurus, dimana proses komunikasi berawal dari komunikator dan berakhir pada komunikan.
1.      Model sirkular


Pada model sirkuler proses komunikasi berawal dari sender kepada receiver kemudian receiver memberikan umpan balik (feedback), dan proses ini bisa berulang-ulang sehingga membentuk lingkaran.Komunikasi

Comments

Popular posts from this blog

Ciri ciri , prinsip prinsip dan syarat syarat etika profesi

Tantangan dalam menjaga NKRI

Prinsip-Prinsip Penyusunan Prosedur Kerja